.:: perbandinganmazhab.com ::.
Tema (2) : Shalat - 13. Pembahasan seputar sujud

1. Prf hukum sujud tilawah

A. Mazhab Al-Hanafiyah

As-Sarakhsi (w. 483 H) menuliskan di dalam kitabnya Al-Mabsuth sebagai berikut :

وَمَنْ قَرَأَ آيَةَ السَّجْدَةِ أَوْ سَمِعَهَا وَجَبَ عَلَيْهِ أَنْ يَسْجُدَهَا عِنْدَنَا

Siapa saja yang mendengar atau membaca ayat sajadah maka wajib baginya ustuk sujud tilawah menurut kami


As-Sarakhsi Al-Mabsuth, jilid 2 hal. 4

Abu Al-Barakat Hafizhuddin An-Nasafi (w. 710 H) menuliskan di dalam kitabnya An-Nahru Al-Faiq Syarah Kanzu Ad-Daqaid sebagai berikut :

يجب سجود التلاوة وجوبًا متراخيًا على المختار

Sujud tilawah merupakan sebuah kewajiban yang tidak harus disegerakan menurut pendapat yang terpilih


Abu Al-Barakat Hafizhuddin An-Nasafi An-Nahru Al-Faiq Syarah Kanzu Ad-Daqaid, jilid 1 hal. 338

Al-Babarty (w. 786 H) menuliskan di dalam kitabnya Al-Inayah Syarhu Al-hidayah sebagai berikut :

هِيَ وَاجِبَةٌ عَلَى التَّالِي وَالسَّامِعِ

Sujud tilawah wajib bagi yang membaca ayat sajadah atau bagi yang mendengarnya


Al-Babarty Al-Inayah Syarhu Al-hidayah, jilid 2 hal. 13

B. Mazhab Al-Malikiyah

Ibnu Abdil Barr (w. 463 H) menuliskan di dalam kitabnya Al-Kafi fi Fiqhi Ahlil Madinah sebagai berikut :

والسجود سنة للتالي وللسامع

Sujud tilawah hukumnya sunnah bagi yang membaca ataupun yang mendengarkan ayat sajadah


Ibnu Abdil Barr Al-Kafi fi Fiqhi Ahlil Madinah, jilid 1 hal. 262

Al-Qarafi (w. 684 H) menuliskan di dalam kitabnya Adz-Dzakhirah sebagai berikut :

وَفِي الْجَوَاهِرِ قَالَ الْقَاضِي أَبُو مُحَمَّدٍ هُوَ فَضِيلَةٌ

Qadhi abu muhammad berkata di dalam kitab jawahir bahwasanya sujud quran (sujud tilawah) itu merupakan sebuah kelebihan (sunnah)


Al-Qarafi Adz-Dzakhirah, jilid 2 hal. 411

Khalil bin Ishaq Al-Mishri (w. 776 H) menuliskan di dalam kitabnya Mukhtashar Khalil sebagai berikut :

وهل سنة أو فضيلة؟ خلاف

Apakah hukum sujud tilawah sunnah muakkadah atau sunnah biasa? Para ulama berbeda pendapat


Khalil bin Ishaq Al-Mishri Mukhtashar Khalil, jilid 1 hal. 38

C. Mazhab Asy-Syafi'iyah

An-Nawawi (w. 676 H) menuliskan di dalam kitabnya Al-Majmu Syarah Al-Muhadzdzab sebagai berikut :

قَدْ ذَكَرْنَا أن مذهبنا انه سنة وليس بواجب وَبِهَذَا قَالَ جُمْهُورُ الْعُلَمَاءِ

Telah disinggung sebelumnya bahwa menurut mazhab kami sujud tilawah itu wajib bukan sunnah, dan ini juga merupakan pendapat kebanyakan ulama


An-Nawawi Al-Majmu Syarah Al-Muhadzdzab, jilid 4 hal. 61

D. Mazhab Al-Hanabilah

Ibnu Qudamah (w. 620 H) menuliskan di dalam kitabnya Al-Mughni sebagai berikut :

سُجُودَ التِّلَاوَةِ سُنَّةٌ مُؤَكَّدَةٌ، وَلَيْسَ بِوَاجِبٍ عِنْدَ إمَامِنَا 

Sujud tilawah hukumnya sunnah muakkadah, dan bukanlah suatu kewajiban menurut imam kami


Ibnu Qudamah Al-Mughni, jilid 1 hal. 446

E. Mazhab Azh-Zhahiriyah